Tana Toraja– Masyarakat sangat membutuhkan dokter yang profesional dalam tugas. Misalnya, pelayanan Kesehatan yang bertanggung jawab bagi kebutuhan fisik, sosial, dan mental dari pasien.
Pada Selasa, 7 Mei 2024, pasien bernama Tomas Pasaban meninggal di Rumah Sakit Lakipada. Duka ini, muncul kritikan keras dari salah satu keluarga Tomas.
Alvaro, salah satu keluarga Tomas mengkritik keras kinerja para dokter yang bertugas di RS Lakipada. Khususnya, Dokter Spesialis Saraf di RS Lakipadada atas nama dr. Otto.
Alvaro menilai, dr. Otto tidak profesional dan mengabaikan tanggung jawabnya selaku dokter dalam pelayanan pasien.
Alvaro menceritakan, Selasa 7 Mei 2024, pukul 17.00 WITA, Thomas Pasaban dilarikan ke RSUD Lakipada karena kepalanya terasa mau pecah. Tiba di RSUD sejam kemudian, singkat cerita, kondisi Tomas makin kritis di ruang UGD.
Ia pun tidak sadar meski sudah diperiksa oleh Dokter Umum yang jaga malam saat itu.
Dari Hasil pemeriksaan Dokter Umum, Tomas potensi menderita penyakit saraf. Sehingga harus ditangani oleh dokter spesialis saraf, yakni dr. Otto.
Menunjukkan pukul 19.30 WITA, kondisi Tomas makin bertambah kritis. Akhirnya Alvaro meminta kepada para medis mendatangkan dr. Otto untuk segera memeriksa kondisi Tomas .
Tak lama kemudian, keluarlah perintah dari dr. Otto untuk segera membawa Tomas ke HCU ruang rawat nginap.
“Ohh ia, segera bawa ke HCU katanya. Akan diperiksa dr. Otto,” kata Alvaro mengutip perintah itu.
Waktu terus berjalan, Tomas harus dibantu oksigen. Saat itu juga, dr. Otto pun tak kunjung datang.
Akhirnya, Alvaro kembali menghubungi Direktur RS Lakipada, dr. Farma Lelepadang. Farma meresponnya. “Saya telepon dokter jaga dulu untuk menghubungi dr. Otto… Rumah dinas dr. Otto dekat kok. Sabar ya,” kata Alvaro juga mengutip kalimat dr. Farma Lelepadang.
Namun lagi-lagi, dr. Otto tak kunjung datang.
Keesokan harinya, lanjut Alvaro, barulah dr. Otto datang di ruang HCU pada pukul 07.00 WITA (8/6/2024).
“Tunggu Stabil baru di CT Scan,” kata dr. Otto kepada sejumlah keluarga Tomas.
Belum sempat di CT Scan, Tomas dinyatakan meninggal dunia pada pukul 08.00 WITA. (*)












