Toraja, Airterkini.Com- Kapolres Tana Toraja AKBP Budi Hermawan menegaskan bahwa Polres Tana Toraja tidak akan mentolelir segala bentuk praktik perjudian berlangsung meski dengan alasan untuk membangun.
Hal ini disampaikan Kapolres menanggapi adanya pamflet undangan sabung ayam di kecamatan simbuang, Undangan yang belakangan telah diklarifikasi oleh Tokoh Adat Simbuang sebagai informasi hoax tersebut belakangan ini sempat menyita perhatian publik Toraja, karena pada pamflet tersebut dituliskan bahwa kegiatan adu ayam ini dimaksudkan untuk mendukung perbaikan jalan diwilayah kecamatan Simbuang kabupaten Tana Toraja.
” Pada prinsipnya, segala bentuk perjudian tidak dibenarkan oleh hukum, apapun alasannya. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, kami akan ambil langkah preventif dan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku.” Tegas Kapolres saat dikonfirmasi melalui sambungan Whatsappnya.
Dari hasil penelusuran Airterkini.com, informasi yang tercantum pada pamflet tersebut adalah hoax, muncul dugaan bahwa pamflet tersebut merupakan bentuk kritik seseorang terhadap pemerintah tentang pembangunan di wilayah kecamatan Simbuang terutama pembangunan jalan.
Dilansir dari media online Dataterkini.id Tokoh masyarakat Simbuang, Petrus Bangun, menegaskan bahwa informasi dalam pamflet tersebut tidak benar alias hoaks. Ia menduga, kemunculan pamflet itu berkaitan dengan adanya pihak-pihak yang merasa kecewa terhadap kondisi infrastruktur, khususnya jalan di wilayah Puangbembe yang hingga kini belum kunjung diperbaiki
Sayangnya meski pamflet tersebut disinyalir sebagai bentuk kritik warga terhadap pemerintah, Bupati Tana Toraja enggan memberikan tanggapan ataupun arahan serta himbauan kepada masyarakatnya yang dalam menyampaikan kritikannya itu dilakukan dengan cara cara yang terkesan ekstrim bahkan terkesan menciderai banyak pihak termasuk berpotensi membuat sipengkritik berhadapan dengan persoalan hukum.
Hingga berita ini diturunkan, Bupati Tana Toraja Zadrak Tombek belum juga merespon sejumlah pertanyaan redaksi yang dikirim melalui sambungan Whatsappnya, redaksi juga mencoba menghubungi Bupati melalui sambungan Telefon Whatsaap namun tidak sempat diangkat meskipun sedang terhubung dengan notofimasi dering. *Soetanto*












