Tana Toraja– Sejumlah kepala Lembang/Desa di Tana Toraja lagi santer dibicarakan usai data dugaan penyalagunaan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2023 viral di media sosial. Terpantau, data tersebut viral sejak 31 Oktober 2024.

Namu data tersebut belum jelas sumbernya dari mana, apakah dari hasil pemeriksaan BPKP, Kejaksaan atau Inspektorat.
Upaya penelusuran Airterkini.com di lapangan, namun belum berhasil mendapatkan informasi yang valid. Namun kuat dugaan data tersebut berdasarkan hasil audit dari Inspektorat.
Dikonfirmasi, Namun hingga berita ini dinaikkan, Kepala Inspektorat Tana Toraja, Damoris Sambiring belum merespon.
Di sisi lain, kuat dugaan data tersebut, selama ini sudah dikantongi oleh Kejaksaan Negeri Makale.
Viralnya data tersebut, berbagai spekulasi muncul di publik bahwa, sejumlah kepala lembang di Tana Toraja tidak netral atau berpihak ke pasangan calon (Paslon) Bupati dan wakil Bupati tertentu karena tersandra persoalan penyalagunaan ADD tahun 2023.
Yermia (35) Masyarakat Tana Toraja ,mengaku sebagai penggiat media Sosial mengatakan, data dugaan penyalagunaa ADD yang sudah viral tersebut agar diusut tuntas oleh APH dan dibuka ke publik.
“Data ini sudah terlanjur viral. Oleh karena itu, sebaiknya APH menindaklanjuti data tersebut, apakah data itu, benar adanya atau tidak. Kalau benar, APH harus bertindak tegas, kenapa, supaya informasi itu tidak liar di publik dan tidak menimbulkan berbagai spekulasi di publik,’’ kata Yermia kepada Airterkini.com di Makale, (1/11/2024).
Apalagi, lanjut Yermia, calon bupati dan wakil Bupati Tana Toraja 2024 yang bertarung sekarang ini, ada backgroundnya dari penegak hukum, misalnya calon Bupati Nomor urut 2, Victor Datuan Batara. Dia adalah bekas Kapolres Tana Toraja. Kemudian, wakil bupati nomor urut 1, Erianto Laso’ Paundanan merupakan bekas Kepala Kejaksaan Negeri Makale yang baru-baru ini mundur dari jabatannya. Sementara dr. Zadrak Tombeg maju calon Bupati Tana Toraja sebagai incamben.
“Wajar kalau muncul berbagai spekulasi di tengah masyarakat, karena apa, calon bupati dan wakil Bupati Tana Toraja yang ada sekarang ini backgroundnya dari Aparat Penegak Hukum,’’ ujar Yermia. (*/gis)












