Tana Toraja– Di hari Jum’at masih menjadi bagian dari hari rutinitas para pegawai maupun anggota DPRD untuk bekerja produtif di kantornya.
Sayangnya, pada hari itu, 12 Juli 2024 malahan gedung itu dijadikan sebagai tempat promosi dan jualan salah satu produk minuman. Tak hanya itu, gedung terhormat itu pun dijadikan sebagai tempat pembagian 900 Racepack Collection atau perlengkapan lomba bagi para peserta Bumi Lakipadada Run 2024.
Terpantau, gedung DPRD kabupaten Tana Toraja dipenuhi perlengkapan lomba dan panitia Bumi Lakipadada Run 2024. Para Panitia sibuk keluar masuk gedung DPRD untuk mengurus peserta Bumi Lakipadada Run.
Terlihat, Gedung itu layaknya bukan lagi gedung terhormat para anggota dewan menyuarakan aspirasi rakyat. Bayangkan, pintu masuk gedung DPRD dipenuhi para SPG melakukan pemasaran produk minuman.
Dikonfirmasi, ketua DPRD Kabupaten Tana Toraja, Welem Sambolangi’ mengatakan, yang mengajukan permohonan pinjam pakai gedung DPRD untuk aktivitas panitia Bumi Lakipadada Run 2024 adalah Ketua Panitia event tersebut, yakni dr. Rudhy Andilolo.
“Pak Sekda dr. Rudhy yang datang di kantor bawa surat permohonan pinjam pakai gedung DPRD. Saya kasih selama kegiatan itu positif. Namun saya tidak tau kalau surat permohonan ijin itu, gedung dan DPRD dijadikan tempat promosi dan jualan minuman produk,” kata Welem Sambolangi’ kepada Airterkini.com melalui sambungan telepon, Sabtu, 13 Juli 2024.
Sementara Ketua LSM LPRI, Rasyid Mapadang memprotes keras sikap Ketua Panitia Bumi Lakipadada Run ketika gedung DPRD Kabupaten Tana Toraja dijadikan sebagai tempat promosi dan jualan salah satu produk minuman.
“Pak dr. Rudhy sebagai Sekda, tentu tahu batas-batas yang bisa dilakukan dalam gedung DPRD. Ini gedung terhormat para wakil Rakyat, yang harus kita jaga marwahnya,” tegas Rasyid.
“Di hari Jumat, kita tahu bersama bahwa dimana hari itu masih menjadi hari aktivitas para pegawai dan para wakil rakyat berkantor,” ujarnya. (*/*)












