Tana Toraja– Sejumlah objek wisata di Tana Toraja kerap menjadi sasaran aksi kejahatan atau kriminal. Korbannya, terutama bagi pengunjung atau wisatawan.

Atas dasar ini, personel Polres Tana Toraja memonitor atau memantau langsung objek wisata rawan terjadinya aksi kejahatan guna menjaga keamanan dan kenyamanan para wisatawan.
Hal ini dikatakan Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo melalui rilis resmi polres Tana Toraja beberapa hari lalu.
“Tidak jarang, wisatawan menjadi sasaran dari aksi kejahatan atau kriminal ketika sedang berada di objek wisata. Oleh karena itu, kami membentuk Bhabinkamtibmas Objek Wisata,” kata AKBP Malpa Malacoppo.
Dia menjelaskan, ada 4 (empat)empat objek wisata kerap menjadi sasaran dari aksi kejahatan yaitu objek wisata Pango-Pango, Burake, Ollon dan Objek Wisata Sarira.
Kemudian, lanjut dia, masing-masing objek wisata dibackup satu personel guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di objek wisata.
“Empat objek wisata ini, masing-masing dibackup satu personel. Tugasnya, mengantisipasi terjadinya aksi kriminal, sehingga angka korban kriminal bisa ditekan,” ujar AKBP Malpa Malacoppo.
“Tugas lainnya adalah membentuk sistem keamanan objek wisata dengan menggandeng pihak pengelola dan masyarakat sekitar,” terangnya. (*/gis)












