Tana Toraja, Airterkini.com- Badan Narkotika Nasional Tana Toraja menyebutkan bahwa penderita atau pecandu Narkoba di wilayah pelayanannya semakin meningkat, Seiring dengan itu kesadaran untuk pulih dari ketergantungan juga mulai meningkat.
” Sebelum- sebelumnya mereka yang menjalani program rehabalitasi adalah mereka yang tertangkap kemudian diarahkan oleh aparat penegak hukum untuk menjalani program. Tapi sejak dua tahun terakhir sebagian dari mereka sudah ada yang datang sendiri atau diantar oleh keluargnya” Ungkap Sub Koordinator Seksi Rehabilitasi BNNK Tana Toraja Junaedi Barapadang saat ditemui di kantornya beberapa hari lalu
Junaedi menyebutkan bahwa pada tahun lalu sebanyak 76 pasien yang mereka dampingi, Mereka merupakan warga dari 3 Kabupaten wilayah pengawasan BNNK Toraja yakni Enrekang, Tana Toraja dan Toraja Utara.
” Semuanya masih kategori rawat jalan, Untuk rehab ada dua model, Rawat jalan dan rawat inap, Rawat inap kalau penderitanya sudah masuk kategori parah, jadi sebelum rehap kita akan periksa dulu” Katanya lagi.
Lebih lanjut Junaedi menyampaikan bahwa target minimal yang dibebankan kepada mereka untuk program rehabilitasi juga meningkat dari tahun sebelumnya. Tahun lalu mereka hanya dikasih target minimal 20 peserta pada tahun 2026 ini target yang diberikan oleh pusat meningkat jadi 30 peserta.
” Sementara yang jalani program sampai saat ini sudah mencapai 29 Orang, ini menandakan bahwa tahun ini akan kembali melampaui Target, Ini saja sudah 29 orang yang mengikuti program” Katanya lagi.
Meski demikian, Junaedi menyebut bahwa keberhasilan rehab yang mereka jalankan tidak semuanya berjalan baik, ada beberapa pasien mereka yang kembali mengulang program setelah menjalani proses ditahun sebelumnya.
Ia membeberkan bahwa salah satu tantangan bagi penderita atau pecandu Narkotika untuk pulih dari ketergantungannya adalah lingkungan mereka, komunikasi yang tetap terjalin dengan jaringan atau rekan mereka saat masih aktif mengkonsumsi narkotika adalah momen dimana mereka akan gampang untuk kembali terkontaminasi. *Tete*










