Tana Toraja- Sejak masuk dalam tahapan Pilkada 2024, anggota DPR RI Eva Stefany Rataba (ESR) dari Partai Nasdem memang terkesan marathon memberikan dana Program Indonesia Pintar (PIP) kepada peserta didik dan mahasiswa yang berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin untuk membiayai Pendidikan. Khususnya di wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara.
Kritikan terhadap ESR bermula setelah beredar informasi bahwa pemberian dana PIP dipolitisasi oleh ESR. Diketahui, ESR adalah Ketua Tim Pemenangan Pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Toraja Utara nomor urut 2, Frederik Viktor Palimbong dan Andrew Silambi’. Kemudian Partai Nasdem mengusung pasangan calon Bupati dan wakil bupati Tana Toraja nomor urut 1, dr. Zadrak Tombeg – Erianto Laso’ Paundanan pada Pilkada 2024.

Salah seorang tokoh masyarakat Tana Toraja, Yusuf Gelong mengatakan, beredar informasi bahwa orang tua penerima PIP di Kabupaten Tana Toraja mendapat tekanan melalui whatsapp, dengan catatan, penerima PIP harus mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati Tana Toraja nomor urut 1, dr. Zadrak Tombeg dan Erianto Laso’ Paundanan. Jika tidak mendukung, maka peserta didik itu dikeluarkan dari penerima PIP.
“Beredar informasi bahwa orang tua penerima bantuan dana PIP mendapat tekanan. Poin dari informasi itu adalah, penerima bantuan PIP harus memilih pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Tana Toraja nomor urut 1. Kalau tidak mendukung, maka dikeluarkan dari daftar penerima PIP. Kalau informasi ini benar, saya katakan, itu pembodohan kepada orang tua peserta didik penerima PIP,’’ kata Yusuf Gelong kepada Airterkini.com melalui telepon Senin, 28 Oktober 2024.
“Mohon dicatat, Bantuan PIP bukan dana pribadi anggota DPR RI. Itu bantuan dari Kemendikbud. Dulu, saya 11 tahun hidup di Gedung di DPR RI. Jadi saya tergelitik memberikan tanggapan terkait dengan hal itu,’’ ujarnya.
“Bantuan PIP adalah salah satu program unggulan Pak Jokowi Dodo, seperti program Indonesia Sehat, Bansos dan program bantuan lainnya menggunakan APBN. Jadi, dana PIP jangan d ipolitisasi,’’ terangnya.
Upaya konfirmasi dilakukan Airterkini.com kepada ESR, namun hingga berita ini dinaikkan, belum direspon. (*/gis)












