Utama  

RSUD Pongtiku Akui Kesalahan Dalam Menentukan Hasil Tes Golongan Darah Pasien

Winda, saat wawancara di RSUD Pontiku

Toraja Utara- Seperti diberitakan beberapa hari lalu, keluarga pasien Juli Pasuang keberatan sebab nyaris jadi korban dalam penanganan medis RSUD Pongtiku, Kabupaten Toraja Utara.

Pekan lalu, meski sudah melalui laboratorium, pihak RSUD Pongtiku masih salah dalam menentukan hasil tes golongan darah pasien atas nama Juli Pasuang. Hal ini terungkap saat hasil tes darah pasien tersebut diuji kembali di RSUD Lakipada, Kabupaten Tana Toraja.

Awalnya, Juli Pasuang rawat nginap di RSUD Pongtiku dan membutuhkan donor darah. Singkat cerita, pihak RSUD Pongtiku menyebutkan bahwa berdasarkan hasil laboratorium, pasien tersebut golongan daranya B+.

Hasil laboratorium tersebut, diuji kembali  di RSUD Lakipadada, Kabupaten Tana Toraja. Hasinya, ernyata pasien tersebut golongan darahnya A. Bukan B+. Artinya, terjadi perbedaan hasil laboratorium antara RSUD Pongtiku dengan RSUD Lakipadada.

Mengetahui hal itu, saat itu juga, keluarga pasien langsung meminta kepada pihak RSUD Pongtiku untuk pindah rawat nginap di rumah sakit lain. Dengan alasan, pasien sudah tidak lagi menaruh kepercayaan terhadap pelayanan kesehatan RSUD Pongtiku.

Dikonfirmasi, Winda, salah seorang tenaga medis bagian laboratorium RSUD Pongtiku secara terbuka mengakui secara medis bahwa pihaknya salah dalam memvonis  golongan darah pasien tersebut.

“Saya tahu, Informasi itu sudah beredar. Memang itu kesalahan kami. Saya minta maaf,’’ kata dia di RSUD Pongtiku beberapa hari lalu.

Ia menjelaskan secara singkat, pihaknya salah dalam menentukan hasil tes golongan darah terletak pada reagen. Reagen adalah zat untuk menentukan golongan darah seseorang.

“Kemungkinan Kesalahan pada reagen. Reagen itu untuk mengecek golongan darah,’’ ungkap Winda.

Diapun mengakui, sebuah laboratorium, terdapat seorang dokter memberikan intruksi hasil cek darah.

“Di laboratorium, ada dokter. Namanya dr. Benyamin,’’ tutur Winda. (*/gis)