Utama  

Yariana Somalinggi’ Disorot FORMAT Usai Memberi Stigma Pendemo adalah Pelajar Nakal

Format

Toraja Utara- Usai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Komisi E dari fraksi Golkar Yariana Somalinggi memberikan stigma pendemo sebagai pelajar nakal yang semestinya dibawa ke barak militer untuk dididik seperti kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi mulyadi ternyata berbuntut panjang. Stigma ini dilontarkan Yariana Somalinggi’ dalam rapat bersama antara Dinas Pendidikan dengan Komisi E di DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, 6 April 2025.

Yariana Somalinggi’

Kini, stigma tersebut diprotes keras oleh Forum Mahasiswa Toraja (FORMAT).  Ketua Format Wirahadi Simak mengatakan, dirinya tak menyangka, Yariana sekelas anggota DPRD Provinsi itu bisa memberikan stigma pendemo dianggap sebagai pelajar nakal.

“Memang wajar kita tertinggal. Bagaimana tidak, kualitas intelektual anggota DPRD Provinsi seperti itu. Stigmatisasi nakal bagi aktivisme pelajar ini jelas adalah upaya delegitimasi terhadap Gerakan demokrasi,’’ kata Wirahadi memalui rilis resmi Format yang diterima redaksi Airterkini.com Kamis, 8 Mei 2025.

“ Peryataan ini merupakan penyempitan makna pendidikan yang seharusnya melatih pelajar berpikir kritis, menyuarakan pendapat, dan bertindak untuk perubahan sosial,’’ ujarnya.

“Otoritarianisme itu takut sama kebebasan berekspresi dan hak berpendapat yang dijamin dalam system demokrasi,’’ katanya.

Sementara Yuni selaku sekretaris Format menuturkan bahwa ketika pelajar dibawa ke Barak Militer hanya karena terlibat demonstrasi, itu bukan solusi.

“Demonstrasi adalah bagian dari kebebasan berekspresi dan hak berpendapat dijamin dalam sistem demokrasi,” terangnya.

“Menjadikan militerisasi sebagai pendekatan utama bukanlah pembentukan karakter yang mendalam dan manusiawi,’’ tutup Yuni. (*/gis)