Utama  

Pelantikan Dekan Fakultas UKI Toraja Menuai Polemik, Alumni: Rektor Jangan Main-main Urus UKI Toraja

Tana Toraja- Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja merupakan milik Gereja Toraja. Tidak salah bila UKI Toraja dipandang sebagai Universitas kebanggaan orang Toraja, terlebih bagi alumninya. Dengan demikian, UKI Toraja diharapkan punya tata kelola yang baik demi masa depan anak bangsa.

Baru-baru ini, UKI Toraja menyelenggarakan pemilihan dan pelantikan Dekan Fakultas periode 2023-2028 di Aula Kampus I UKI Toraja. Dekan merupakan pejabat yang memimpin fakultas.

Adapun Dekan yang dilantik yakni Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dekan Fakultas Ekonomi, Dekan Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Teologi UKI Toraja.

Pelantikan Dekan ini dilakukan oleh Rektor UKI Toraja Rektor UKI Toraja, Oktavianus Pasoloran.

Namun, dalam pelantikan lima tahun sekali ini, menuai polemik. Oktavianus Pasoloran selaku Rektor mendapat kritikan keras dari sejumlah pihak, termasuk alumni UKI Toraja. Pasalnya, Rektor dinilai mengabaikan prinsip demokrasi dalam pemilihan dan pelantikan Dekan Fakultas. Selain itu, rektor dinilai tidak mencerminkan motto UKI Toraja “Menjadi berkat bagi semua”.

Rektor dinilai mengabaikan prinsip demokrasi dan mengabaikan Motto UKI Toraja berawal dari pemilihan Dekan hingga pelantikan khususnya Dekan Fakultas Ekonomi UKI Toraja.

Kenapa Rektor UKI Toraja dinilai mengabaikan prinsip demokrasi dalam pemilihan hingga pelantikan Dekan Fakultas Ekonom UKI Toraja? Simak penjelasannya sebagai berikut.

1) Sebelum pemilihan Dekan Fakultas Ekonomi UKI Toraja, muncul dua nama calon dinyatakan lolos verifikasi. Kedua calon ini yakni Dr. Althon K. Pongtuluran, S.E., M.M. dan Drs. Isak Pasulu, M.Si.
2) Pada tanggal 12 September 2023, pemaparan visi dan misi calon Dekan Fakultas Ekonomi UKI Toraja.
3) Dilanjutkan dengan pemungutan suara pemilihan calon Dekan Fakultas Ekonomi secara tertutup.
4) Berdasarkan hasil pemilihan tersebut Drs. Isak Pasulu dinyatakan menang dengan perolehan 8 suara. Sedangkan Dr. Anthon K. Pongtuluran hanya meraih 5 suara.

Dari perolehan suara tersebut, secara demokratis, Drs. Isak Pasulu mutlak dilantik sebagai Dekan Fakultas Ekonomi periode 2023-2028.

Namun faktanya, pelantikan Dekan Fakultas Ekonomi UKI Toraja, Oktavianus Pasoloran selaku pengambil kebijakan tertinggi di UKI Toraja, malahan melantik Dr. Anthon Pongtuluran notabene kalah dalam pemilihan Dekan tersebut.

Dengan hasil ini, sontak, Rektor UKI Toraja mendapat sorotan tajam dari Alumni Fakultas Ekonomi tahun 2016 UKI Toraja, inisial VO.

VO menilai, Rekor UKI Toraja telah mencederai Demokrasi dalam pemilihan Dekan Fakultas dan tidak mencerminkan Motto UKI Toraja.

“Saya ingatkan, Rektor jangan main-main urus UKI Toraja. Rektor harus tahu sejarah, betapa pahitnya membangkitkan UKI Toraja dari keterpurukan,”tegas VO.

“Jangan sampai, dengan kebijakan rektor membuat Dosen fakultas Ekonomi terkotak-kotak-kan, sehingga mempengaruhi kualitas pendidikan bagi mahasiswa,” terang VO.

Saat dikonfirmasi, hingga berita ini diterbitkan, Rektor UKI Toraja belum merespon. (Jois/gis)