Tana Toraja- Sejak Aktivitas Pasar Malam di Kasimpo, Kelurahan Rante, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja kerap dikeluhkan oleh warga karena dinilai mengganggu waktu tidur warga pada malam hari.
Keluhan ini muncul dari warga saat pasar malam di isi dengan acara musik dan joget hingga dini hari.
Dilansir dari Pedoman Media, 26 November 2023, Erson mengatakan aktivitas Pasar Malam hingga dini hari dinilai sangat mengganggu waktu tidur warga pada malam hari.
“Mestinya kan waktunya dibatasi. Ini sampai larut malam. Sudah mengganggu. Bising,” ujar Erson.
Selain itu, dengan adanya Pasar Malam di tempat tersebut, jalan poros Kasimpo kerap mengalami kemacetan.
Dikonfirmasi, pengelola Pasar Malam, Agus mengatakan, izin keramaian hiburan Pasar Malam di Kasimpo, Makale dikeluarkan oleh kepolisian Polres Tana Toraja, berlaku sejak 30 Oktober sampai dengan 30 November 2023.
“Izin kami ada dari Polres Tana Toraja. Terhitung sejak 30 Oktober sampai dengan
30 November (2023),” kata Agus kepada Airterkini.com di lokasi Pasar Malam, Selasa (28/11/2023).
“Setelah ini, kami pindah ke Toraja Utara,” tutur Agus.
Tak hanya itu, dari pengakuan Agus, pihaknya juga telah menyetor sejumlah uang kepada oknum polisi. “yang jelas ada, saya tidak tahu nilainya. Ada yang urus itu,” ungkap Agus.
Dikonfirmasi, Kasat Intelkam Polresta Tana Toraja, AKP Marthen mengatakan pihaknya hanya mengeluarkan Surat Izin Pengamanan untuk aktivitas Pasar Malam di Kasimpo, Makale. ” (Izin) untuk pengamanan,”terang AKP Marthen.
Saat ditanya wartawan soal dugaan setoran uang dari pihak pengelola Pasar Malam kepada oknum Polisi, AKP. Marthen memilih bungkam. (*/gis)












