Utama  

Jembatan Gantung Ambruk di Tapparan Diduga Kuat Akibat Aktivitas Tambang Galian C Ilegal

Jembatan Gantung Ambruk

Tana Toraja- Baru-baru ini, jembatan gantung ambruk di Tapparan, kecamatan Rantetayo, Kabupaten Tana Toraja. Jembatan ini dibangun pada tahun 20211 dengan menggunakan uang rakyat melalui APBD.

Bukti alat berat yang disingkirkan usai jembatan gantung ambruk

Namun disayangkan, jembatan gantung yang fungsikan sebagai jalur alternatif masyarakat dan anak sekolah ambruk diduga kuat akibat aktivitas tambang galian c ilegal. Mencuat nama Timbang Linggi’ Allo dituding sebagai pengelola tambang galian C ilegal tersebut.

Faktanya, sebelum jembatan tersebut ambruk, 2 alat berat ekskavator beroperasi di sungai Tapparan selama dua bulan. Di mana 2 alat berat itu beroperasi di sekitar jembatan tersebut.

Markus Lebang, salah satu warga Tapparan mengaku pernah menegur pihak pengelola tambang galian C ilegal (Timbang Linggi’ Allo) dengan alasan dampak yang akan ditimbulkan atas aktivitas tambang tersebut, namun tak diindahkan oleh Timbang Linggi’ Allo.

“Banyak orang dengar, saya pernah tegur Timbang Linggi’ Allo di Kantor Lembang Tapparan Utara. Saat itu saya bilang, hei Ne’ Mantan (Timbang Linggi’ Allo), kalau lari (ambruk) itu jembatan jantung di bawah, saya penjarakan kau,” terang Markus Lebang (17/02).

Sementara, inisial JO, salah satu warga Tapparan mengungkapkan, dirinya melihat langsung adanya aktivitas tambang galian c ilegal, dengan menggunakan 2 alat berat di sekitar jembatan gantung tersebut.

“Setelah jembatan gantung ambruk, dua alat berat itu langsung disingkirkan dengan maksud menghilang jejak,” kata JO.

Diketahui, tambang galian c ilegal di Tapparan sudah berlangsung lama. Namun, pihak yang berwenang tak berani menutup tambang tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Saluputti IPTU Agustinus Lallo, mengaku tak tahu menahu soal tambang galian c ilegal tersebut.

“Soal tambang ilegal itu, tanya di Reserse. Polres. Saya tidak tahu itu,”tegas IPTU Agustinus Lallo.

Dikonfirmasi pula, Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP S. Ahmad pun juga tak tahu menahu soal aktivitas tambang galian c ilegal di Tapparan.

” (Tidak tahu). Tanya di dinas pertambangan,” ucap AKP S. Ahmad. (*/gis)