Tana Toraja- Detik-detik pencoblosan pilkada 2024, para Kepala Lembang (Kalem/Kades) masih mendapat sorotan publik terkait netralitas.
Pemilihan Bupati dan wakil bupati Tana Toraja misalnya, sejumlah kepala lembang masih saja disebut-sebut turut mengkampanyekan atau mendukung paslon tertentu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Airterkini.com, ada dua nama kepala lembang di Tana Toraja diduga mendukung paslon tertentu di Pilkada Tana Toraja yaitu, Kepala Lembang Pondingao atas nama Semuel Petrus dan Kepala Lembang Pali’, bernama Joni Payung Langi’. Bahkan keduanya dicurigai terlibat langsung dalam permainan money politik alias ‘serangan fajar’ atau lazim disebut ‘BLT’.
“Cara keduanya (Kalem Pondingao dan Kalem Pali’) mendukung paslon tertentu, dengan cara menyuruh anak buahnya mendata, kemudian dikasih BLT. Kalau Pak lembang Pali’ tadi malam, kaurnya disuruh bagi BLT ke masyarakat dengan tujuan harus memilih paslon tertentu,’’ kata salah seorang warga lembang Pali’, namanya enggan disebut di media Senin, 25 November 2024.
Dikonfirmasi, (25/11), Kepala Lembang Pali’ membantah jika dirinya mendukung paslon tertentu di Pilkada Tana Toraja 2024 dengan cara money politik. “Itu saya bantah. Saya tidak dukung paslon tertentu, apalagi saya mau bagi-bagi BLT. Kami takut terlibat seperti itu,’’ ujarnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Lembang Pondingao. Dia menuturkan, dirinya terlibat dalam mendukung paslon tertentu di Pilkada Tana Toraja sama halnya dirinya ‘bunuh diri’.
“Itu tidak benar. Kalau saya lakukan hal itu, sama halnya saya bunuh diri. Terus terang, saya jarang di kampung karena saya takut dicurigai memihak ke paslon tertentu. Saya sekarang banyak di Makale,’’ terang kepala lembang Podingao’.
Diketahui, calon bupati dan wakil bupati Tana Toraja nomor urut 1, dr. Zadrak Tombeg – Erianto Laso’ Paundanan (Zatria) VS nomor urut 2, Victor Datuan Batara – John Diplomasi (VISI). (*/gis)












