Tana Toraja– Seorang warga Bungin berinisial YT nekat menikam temannya sendiri hingga tewas di upacara adat pemakaman atau Rambu Solo’, di rt. Karassik, Kelurahan Bungin, Kecamatan Makale Utara Kabupaten Tana Toraja Jumat, 21 Februari 2025, pagi. Korbannya inisial NG.
Pelaku menghabisi nyawa korban karena terlilit emosi dan merasa dipermalukan dihadapan banyak orang.
Korban dinyatakan tewas setelah mengalami luka tusuk benda tajam berupa parang di bagian dada dan perut. Nyawa Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat namun nyawanya tak selamat.
Informasi yang dihimpun Airterkini.com, peristiwa berdarah tersebut terjadi bermula ketika pelaku dan korban membahas soal jatah daging dari upacara rambu solo’.
Singkat cerita, pelaku tak terima korban berulang kali membahas soal jatah daging dari upacara rambu solo’ dijual kepada orang lain.
“kata korban kepada pelaku bahwa katanya kamu sebar informasi bahwa saya sering jual jatah daging warga dari Rabu Solo’. Kemudian pelaku jawab, hal itu tidak benar. saya tidak pernah mengatakan hal itu kepada orang. Karena bahasa itu diulang-ulang terus oleh korban, rasa malu bercampur emosi, akhirnya pelaku melakukan penikaman,’’ jelas salah warga Bungin, namanya enggan disebut,(22/3).
Kini pelaku langsung diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Tana Toraja. Hal ini dibenarkan Kapolres Tana Toraja AKBP Malpa Malacoppo.
“Tidak lebih dari dua jam setelah kejadian, pelaku berhasil ditangkap Unit Resmob Polres Tana Toraja,’’ ungkap Kapolres.
Hal yang sama disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, IPTU Arlin Allolayuk. Dikatakannya, pelaku sempat melarikan diri ke dalam hutan. Setelah dilakukan pencarian kurang lebih dua jam, pelaku berhasil ditangkap Tim Resmob.
” Pelaku sempat melarikan diri. Kurang lebih dua jam, pelaku ditangkap tim Resmob,” ujarnya.(*/gis)












