Toraja Utara- Sebagai daerah mayoritas kristen, pada Desember ini merupakan bulan tradisi masyarakat Toraja Utara menyambut natal secara meriah dan suka cita.
Bayangkan, Festival Paduan Suara pun masuk dalam program pemerintah daerah (Pemda) Toraja Utara. Misalnya Festival Paduan Suara dari kalangan pelajar, PGRI, dan Masyarakat. Festival ini diisi dengan musik dan lagu rohani.
Bupati Tana Toraja, Yohanis Bassang atau Ombas mengatakan Festival Paduan Suara masuk dalam program pemerintah daerah mengingat Toraja Utara merupakan daerah mayoritas kristen. Kemudian, menghidupkan perekonomian daerah.
“Banyak hal positif yang harus kita petik dari Festival Paduan Suara. Di bulan Desember sudah bagian dari tradisi orang Toraja menyambut natal secara meriah dan suka cita,” kata Ombas dalam sambutannya, saat peresmian Alun-alun Kota Rantepao Jumat, (08/12/2023).
“Selain itu, Festival Paduan Suara salah satu cara menghidupkan perekonomian daerah. Bayangkan, ada ribuan orang ke Salon, ribuan orang beli sepatu, ribuan orang beli baju untuk ikut festival,” terang Ombas.
Oleh karena itu, Ombas berharap agar masyarakat mendukung Festival Paduan Suara yang akan diselenggarakan oleh pemerintah daerah di bulan ini.
Ombas pun mengungkapkan, Festival Paduan Suara telah didukung oleh berbagai perusahaan.
“Terima kasih PT. Malea Energy Hyropower telah mendukung kegiatan festival paduan suara. Terus terang, PT. Malea dukung kita Rp 50.000.000, Bank Sulselbar Rp 150.000.000, Bank Mandiri Rp 17.000.000,-, Bank BRI Rp 17.000.000, Bank BNI Rp 17.000.000 dan Perusahaan Nagata Rp 10.000.000,” jelas Ombas. (*/gis)












