Toraja Utara– Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang atau akrab disebut Ombas langsung merespon kritikan dari sejumlah pihak yang menyebut pelaksanaan lomba gerak jalan tak pantas dilakukan mulai dari pagi hingga malam hari.
Menurut Ombas, orang yang banyak mengkritik itu disebutkannya orang ‘sakit gigi’.
“Jangan selalu mengedepankan kebencian. Tidak boleh begitu. Bagaimana anak-anak kita bertumbuh dan berkembang dengan baik, semangat kalau selalu dilihat dari sisi yang negatifnya. Nggak boleh begitu, nggak boleh begitu ya!,” kata Ombas kepada sejumlah wartawan usai lomba drumband tingkat SMP di Lapangan Bakti, Kabupaten Toraja Utara Selasa, 30 Juli 2024 pukul 21.30 WITA.
“Kenapa kamu yang di sana, di media yang di sana, di media sosial di sana yang ‘sakit gigi’?. Biarkan anak-anak kita ini berkreasi, menampilkan sesuatu yang baik untuk daerah ini, negara ini, untuk kepribadian dia (peserta gerak jalan dan drumband) membangun karakter,” tutu Ombas.
Sayangnya, saat ditanya wartawan, siapa yang dimaksud dengan orang yang ‘sakit gigi’ itu, Ombas tak berani menyebutnya.
“Kalau Anda yang merasa ‘sakit gigi’, berarti Anda-lah. Siapa yang ‘sakit gigi’, itulah,” ucap Ombas.
Kemudian Ombas ditanya lagi, ada seorang anggota DPRD terpilih mengkritik kegiatan gerak jalan karena berlangsung pagi hingga malam hari di salah salah satu media, namun Ombas lagi-lagi berdalih.
“Saya tidak tahu. Anda yang katakan,”.
Dikutip dari Pedoman Media, salah satu Anggota DPRD terpilih dari partai Gerindra bernama Julianto Mapaliey yang akrab disapa Cuplis mengecam lomba gerak jalan pada kegiatan HUT ke- 16 Kabupaten Toraja Utara dan menyambut HUT 17 Agustus yang diselenggarakan Pemerintah Daerah (Pemda) Torut hingga malam hari.
Ia menyebutkan, kegiatan itu malahan menyiksa fisik anak-anak yang berpartisipasi.
“Ini kan terkait dengan perayaan 17 Agustus, sah-sah saja orang gerak jalan. Cuma yang perlu disikapi masalah waktu, harusnya panitia memperkirakan jangan selesai sampai larut malam, kasihan anak SD ada yang dari pelosok sudah siapkan dirinya datang jam 5 subuh sampai jam setengah 9 malam belum kelar,” kesal Cuplis, (30/07/2024).
Diketahui, lomba gerak jalan, drumband pada tingkat SD, SMP dan SMA berlangsung tiga hari (29-31 Juli 2024). (*/gis)












