Tana Toraja– Tana Toraja tengah berduka karena kehilangan sang maestro Musik Bambu, M.J Palondongan. Maestro musik Bambu meninggal dunia dalam usia 72 tahun.

M.J Palondongan dinyatakan tutup usia saat dirawat di Rumah Sakit Wahidin, Makassar pada Senin, 24 Februari 2024, pagi.
Kabar meninggalnya M.J Palondongan dari seorang anaknya bernama Verawati Palondongan. Ia mengungkapkan bahwa ayahnya meninggal dunia karena menderita penyakit infeksi di kepala.
“Bapak sempat di rawat di Rumah Sakit Patima, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin, Makassar. Dokter memvonis ada infeksi di bagian kepala,’’ kata Verawati di rumah duka, Lobe, Kelurahan Tongko Sarapung, Kecamatan Sangalla’, Kabupaten Tana Toraja, (25/2). Diketahui, Alm. meninggakan seoran istri dan 5 anak.
Dalam kesehariannya, selain mengguluti dunia Musik Bambu, M.J Palondongan adalah seorang Guru SD. Bahkan ia sempat sempat sebagai kepala sekolah SD.
M.J Palondongan layak disebut Sang Maestro karena memiliki kemampuan luar biasa dalam memimpin Sanggar musik Bambu Oni Ballo.
Bayangkan, sanggar ini kerap mewakili Kabupaten Tana Toraja setiap ada event besar yang diselenggarakan pemerintah provinsi Sulsel.
Tak hanya itu, era pemerintahan Presiden Soeharto, sanggar Oni Ballo berperan penting dalam film berjudul ‘Anak Seribu Pulau’ yang disutradarai oleh Riri Reza. Riri Reza adalah Sutradara, Penulis scenario dan produser film top Indonesia. (*/gis)












