Tana Toraja– Problem Kesehatan di Kabupaten Tana Toraja jadi sorotan sejumlah media, termasuk penanganan pencegahan Stunting hingga proyek pengadaan Solar Cell.
Imbasnya, sejumlah pejabat di Pemerintahan Kabupaten Tana Toraja diundang KPK pada awal Mei 2024.
Adapun pejabat yang diundang KPK yaitu,
Inspektur, Sekda, Kadis Kesekatan, Staf Perencanaan, Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) dan PPK Proyek Pengadaan Solar Cell tahun 2024.
Sekda Tana Toraja, dr. Rudhy Andi Lolo mengatakan kedatangan mereka di gedung KPK guna memenuhi undangan Korsupgah KPK.
“Kami diundang Korsupgah KPK utk memaparkan sdh sejauh mana proses pengadaan berlangsung dan MCPK KPK setiap tahun hadir utk melakukan pengawasan langsung terhap semua tahapan penggunaan anggaran,” kata dr. Rudhy Andilolo kepada Airterkini.com melalui WhatsApp Selasa, 20 Mei 2024.
Hal yang sama disampaikan oleh PLT Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja, Yosefina Rombetasik.
“Untuk mengikuti Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi Kabupten Tana Toraja tahun 2024.
Karena diminta utk memaparkan Pengadaan Barang/Jasa 10 terbesar pada Dinas Kesehatan termasuk, pengadaan Solar Cell, IPAL Kesehatan, Air bersih,” ungkap Yosefina Rombetasik di ruang kerjanya Senin, 20 Mei 2024.
Sementara PPK Pengadaan Solar Cell tahun 2024, Selfi, pun mengaku ikut dalam rombongan undangan tersebut.
“Pokoknya kami ke sana untuk memaparkan 10 kegiatan. Jumlah orang ke sana saya tidak tahu. Tanya ke Pak Inspektur atau ke siapa,” kata Selfi.
“Bukan saya sebenarnya diundang. Saya cuma ikut karena penting, jadi saya harus ikut. Satu hari saja, kami langsung pulang,” jelas Selfi melalui sambungan telepon.

Di sisi lain, Informasi dihimpun Airterkini.com, proyek pengadaan Solar Cell tahun 2024, dengan anggaran kurang lebih Rp 15 milliar kembali dimenangkan oleh PT. CMC. Namun, seiring waktu berjalan, proyek tersebut bermasalah karena sedang dilaporkan. (*/gis)












