Tana Toraja- Sidang perdana pembunuhan Alumni UKI Toraja Fakultas Teknik Sipil, Almh. Agnes Retri Anggraini (25) pada Selasa, 9 September 2023, menuai sorotan tajam dari sejumlah aktivis Kampus Fakultas Teknik Sipil, Universitas UKI Toraja sebab sidang tersebut dilakukan secara online di Kejaksaan Negeri Morowali.
Hal ini disampaikan oleh Koordinator Bidang Humas Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) UKI Toraja, Liwial Umin mendonga melalui siaran pers,Rabu, 20 September 2023.
Menurutnya, sidang perdana Almh. Agnes Retri Angraini dilakukan secara online menimbulkan polemik di kalangan Mahasiswa UKI Toraja, khususnya Mahasiswa Teknik Sipil.
“Sidang perkara meninggalnya Almh. Agnes berlangsung secara Online mengundang banyak pertanyaan. Ada apa, kok sidang dilakukan secara online. Masa covid-19 kan sudah berakhir,” kata Liwial Umin.
Oleh karena itu, lanjut dia, bila mana sidang lanjutan perkara Almh. Agnes Retri tetap dilakukan secara online, maka Liwial Umin mengancam akan turun ke jalan melakukan aksi demonstran.
“Kami tegaskan agar sidang lanjutan Almh. Agnes harus dilakukan secara tatap muka (Ofline), ” terang Liwial.
“Dengan ini juga saya tegas bahwa Kami HMTS UKI Toraja tidak akan segan-segan bertindak hal-hal yang tidak di inginkan bilamana ada unsur permainan hukum dari Oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” tegas Liwial.
Dia pun menekankan, sidang lanjutkan Almh. Agnes akan mereka kawal sampai tuntas.
“Kami akan mengawal kasus ini sampai Tuntas, jadi wajib hukumnya bagi kami mengawal kasus ini sampai tuntas sampai pelaku pembunuhan dihukum setimpal dengan perbuatannya”, terang Liwial.
Diketahui, Almh. Agnes Angerini ditemukan meninggal dunia secara mengenaskan di kantornya, Morowali beberapa waktu lalu. (*/gis).












