Tana Toraja– Mencapai Sektor Pariwisata yang unggul tentulah dibutuhkan perencanaan, mengatur dan mengelola (manajemen) agar sektor pariwisata di Tana Toraja memberikan sumbangsih yang maksimal terhadap daerah ini yang dijuluki daerah pariwisata.
Hal ini dikatatakan oleh Ketua Lembaga Adat Toraja (LAT) Benyamin Ranteallo kepada Airterkini di kediamannya, Makale, Kabupaten Tana Toraja Kamis, 3 September 2024.

Menurut Benyamin Ranteallo, pariwisata di Tana Toraja bisa dimaksimalkan ketika dipimpin oleh Victor Datuan Batara (VDB) – John Diplomasi (VISI).
Bukan tanpa alasan, Benyamin Ranteallo menilai pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Tana Toraja, VISI mampu maksimalkan Pariwisata di Tana Toara.
“Bukan tanpa alasan saya mengatakan demikian. Dari calon yang ada sekarang ini, saya melihat dan mempelajari selama ini, Bapak Victor Datuan Batara dan Bapak John Diplomasi-lah yang mampu memajukan Pariwisata di Tana Toraja,’’ kata Benyamin Ranteallo.
“Pak Victor Datuan Batara bacgroundnya Polisi, pernah jadi Kapolres Tana Toraja, Suka tidak suka beliau tentunya unggul soal manajemen. Beliau tegas (tidak kasar) dan berani mengambil kebijakan demi kemajuan daerah kita. Itu ada pada diri Pak Victor. Sementara Pak John Diplomasi, saya meyakini beliau memiliki langkah strategis untuk bisa memaksimalkan potensi Pariwisata di Tana Toraja,’’ ungkap Benyamin.
Secara Ilmiah, lanjut Benyamin, salah satu tantangan utama dalam mengembangkan pariwisata di Tana Toraja adalah kurangnya infrastruktur dan aksesbilitas yang memadai di berbagai destinasi wisata.
“Program utama VISI ketika terpilih adalah pembenahan infrastruktur. Program VISI nyambung ketika kita bicara pariwisata,’’ jelas Benyamin.
Dikatakannya, tanpa infrastruktur dan aksesbilitas, tentu biaya transportasi dan akomodasi menjadi tinggi, serta mengurangi kenyamanan dan keamanan wisatawan.
“Kalau infrastruktur dan aksesbilitas tidak mendukung, orang (wisatawan) malas datang di Toraja, seperti yang kita lihat sekarang ini, pariwisata kita mengalami kemunduran’’ tutup Benyamin Ranteallo alias Puang Patta. (gis)












