Toraja Utara, Airterkini– Relokasi RSUD Pongtiku Toraja Utara masih menjadi tanda tanya karena pembangunan gedung baru belum tentu diikuti dengan kesiapan operasional rumah sakit. Pasalnya, masih banyak yang harus dipersiapkan sebelum pelayanan dijalankan di gedung baru, seperti peningkatan kompetensi SDM dan dukungan pemerintah pusat dan daerah. RSUD Pongtiku saat ini masih berada di Mapaken, Tallunglipu, dan pemindahan ke Marante masih dalam tahap perencanaan.
Diketahui, pembangunan gedung baru RSUD Pongtiku di Marante, Kecamatan Tondon, telah dimulai pada Maret 2025 dengan anggaran sebesar Rp 139,768 miliar dari Kementerian Kesehatan RI.
Salvius Pasang selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Toraja Utara mengatakan, memang pemindahan RSUD Pongtiku dari Mapaken Tallunglipu ke Marante statusnya baru perencanaan.
“Secara hukum, RSUD Pongtiku masih ada di Mapaken. Pekerjaan bangunan yang ada di Marante itu baru perencanaan pemindahan RSUD Pongtiku” Kata Salvius dalam rapat Paripurna DPRD Toraja Utara baru-baru ini.
Menurut Salvius, hal tersebut diungkapkan guna menjawab sejumlah pertanyaan dari anggota DPRD Kabupaten Toraja Utara.
Misalnya, pertanyaan dari Alam Lamba, anggota DPRD Toraja Utara dari Partai NasDem saat rapat tersebut. Ia menyinggung tentang kejelasan secara konkrit status bangunan gedung baru RSUD Pongtiku di Marante.
Kesempatan itu, Alam Lamba, mempertanyakan proses pembangunan RSUD Pongtiku di Marante yang disebut sebagai peningkatan, namun teknisnya dikerjakan di lokasi yang berbeda dengan gedung yang ditingkatkan.
Di tempat terpisah, Salvius Pasang, kembali menekankan bahwa pemindahan rumah sakit dari Mapaken ke Marante hanya akan dilakukan setelah gedung baru di Marante dinyatakan selesai dan siap digunakan. Ia juga menegaskan bahwa pemindahan ini tidak memerlukan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Toraja Utara. (*/Soetanto)












