Kisruh Program Pertanian Toraja, Baru Polres Torut yang Tuntaskan Penyidikan, Kejaksaan dan KPK Masih Tanda Tanya
Toraja Utara, Airterkini.com— Program Kementerian Pertanian yang masuk di wilayah Sulawesi Selatan pada umumnya lebih khusus yang menyebar di wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara banyak yang bermasalah, persoalan ini bukan hanya sebatas keluhan dari masyarakat umum bahkan beberapa diantaranya sudah ditangani oleh aparat penegak hukum.
Dari data yang ditampung oleh Media, Program pemerintah yang bertujuan untuk mendukung produktivitas di sektor pertanian nyaris bermasalah seluruhnya, mulai dari indikasi penyelewengan anggaran, fasilitasnya tidak berfungsi hingga penipuan kepada masyarakat dengan modus proyek pertanian seperti yang baru baru ini tangani oleh Polres Toraja Utara.
Selain oleh penyidik Polres Toraja utara, Masalah yang berkaitan dengan program pertanian ini juga beberapa ditangani oleh Kejaksaan Negeri Tana Toraja dan juga oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hanya saja, sepanjang yang diketahui media, baru penanganan Polres Toraja Utara yang berhasil lolos sampai ke pengadilan, yakni kasus penipuan dan penggelapan dengan modus proyek kementerian Pertanian.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi perna memeriksa sejumlah kepala lembang tentang Program P3A, program tersebut diisukan merupakan program aspirasi dari salah satu mantan Anggota DPR RI periode 2019-2024, Sayangnya tindak lanjut dari pemeriksaan tersebut belum juga disampaikan kepada publik.
Saat dikonfirmasi, Kepala Lembang Pa’tengko Kabupaten Tana Toraja Arianto Batara yang ikut diperiksa saat itu membenarkan bahwa salah satu materi pemeriksaan oleh KPK terhadap dirinya terkait dengan program perkumpulan petani pemakai air (P3A).
Selanjutnya, Kejaksaan Negeri Makale juga beberapa waktu lalu tenga melakukan penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi di kantor kecamatan Sesean, penyidikan tersebut juga diduga berkaitan dengan program yang sasarannya untuk mendukung produktivitas pertanian. Sayangnya, pihak kejaksaan belum juga menyampaikan hasil penyidikan mereka kepada publik, saat dikonfirmasi usai memeriksa sejumlah saksi, tim dari kejaksaan masih enggan memberikan keterangan dengan alasan bahwa proses masih berjalan. * Tete *










