Utama  

Bendahara RSUD ‘Dilempar’ ke Pelosok Gegara Tak Dukung Istri Bupati di Pileg 2024

Blangko yang beredar di sekolah-sekolah

Tana Toraja- Seorang ASN bernama Natalia Pamarruan mengklaim dirinya jadi korban politik setelah ‘dilempar’ atau dimutasi secara tiba-tiba ke pelosok.

Menurutnya, ia sendiri dimutasi secara tiba-tiba karena dinilai tak mendukung Yariana Somalinggi’ selaku calon DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pemilu 2024. Yariana merupakan istri Bupati Tana Toraja Kabupaten Tana Toraja, Theofilus Allorerung.

“Saya menduga begitu (dimutasi karena tidak mendukung istri Theofilus). Karena ini kok tiba-tiba. Yang dimutasi juga cuma saya,” terang Natalia, dilansir dari Pedoman Media, Selasa (30/1/2024).

Dia mengklaim, dirinya dinilai tak mendukung Yariana Somalinggi’ setelah menolak menjalankan blangko. Blangko ini dimaksudkan mencatat nama-nama yang meyakinkan mendukung Yariana pada Pemilu 14 Februari mendatang.

“Blanko yang pengisian ini untuk mengusung ibu Yariana. Kebetulan memang saya tidak serahkan blanko saya. Saya bingung mau cari siapa. Sementara orang di rumah saya kan sudah punya pilihan (caleg lain). Jadi saya nda mungkin paksakan dukung dia (istri bupati),” ucap Natalia.

“Sejak itumi saya dianggap tidak mendukung istri bupati,” katanya.

Dalam mutasi tersebut, nama Sekda Tana Toraja, dr. Rudy Andilolo ikut terseret. Dia dinilai menyalahgunakan jabatan dalam hal mendukung Yariana.

Diketahui, isu ‘blangko’ sudah lama mencuat di publik. Pertama muncul dari ketidaknetralan kepala-kepala sekolah mendukung Yariana Somalinggi. (*/gis)