Utama  

Netralitas Para Kepala Lembang di Pilkada Tana Toraja Dipertanyakan

Ilustrasi

Tana Toraja- Problem  netralitas para Kepala Lembang/Kades atau lurah berpotensi terjadi di Tana Toraja.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Airterkini.com, sejumlah kepala Lembang di Tana Toraja sudah mulai menggerakkan stafnya melakukan pendataan untuk kepentingan pasangan calon tertentu di Pilkada Tana Toraja.

Tak hanya itu, beredar isu, sejumlah kepala Lembang secara terang – terangan mengaku akan pasang badan demi memenangkan paslon tertentu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Tana Toraja, Elis Mangesa mengungkapkan bahwa pihaknya pernah mendapat sejumlah laporan dari masyarakat terkait netralitas kepala Lembang, namun sulit diproses hingga tuntas.

“Memang ada beberapa laporan masuk terkait netralitas kepala-kepala Lembang, namun sulit diproses karena laporan itu hanya sebatas melalui WhatsApp. Laporannya hanya diteruskan saja. Jadi, sulit di[roses hingga tuntas” kata Elis Mangesa kepada Airterkini.com di kantornya beberapa hari lalu.

Sementara, Densi (27) salah satu alumni UKI Toraja mengatakan, netralitas para kepala lembang di Pilkada Tana Toraja patut dipertanyakan. Indikatornya, lanjut dia, ada petahana bertarung di pilkada. Selain itu, ada juga mantan Kejari dan mantan Kapolres Tana Toraja.

“Di Tana Toraja, Head-to-head. Ada petahana Pak dr. Zadrak, ada mantan Kejari Pak Erianto Laso’ Paundanan dan ada juga Pak Victor mantan Kapolres Tana Toraja. Potensi terjadi problem netralitas,” ujar Densi.

“Secara aturan, jika Kepala Lembang atau urah melanggar, ancamannya dapat berupa sanksi pidana, baik itu penjara dan/atau berupa denda,” ujar Densi.

Diketahui, pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Tana Toraja periode 2024-2029 nomor urut 1 adalah dr. Zadrak Tombeg – Erianto Laso’ Paundanan, dan nomor urut 2, Victor Datuan Batara – John Diplomasi. (*/gis)