Utama  

Jalan Aspal Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Pemda Toraja Utara: Itu Jalan Provinsi

Jalan Aspal Rusak. Masyarakat Sindir Pemerintah melalui tulisan di papan

Toraja Utara- Banyak ditemui di Kabupaten Toraja Utara, jalan aspal rusak bahkan dibiarkan rusak berlarut-larut hingga menimbulkan korban, terutama pengendara roda dua.

Jalan aspal menuju Objek Wisata Lolai, tepatnya di Kelurahan Nonongan Utara, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara misalnya, dibiarkan rusak berlarut-larut.

Saat dikonfirmasi, pemerintah daerah Kabupaten Toraja Utara seakan lempar tanggung jawab ke PUTR Provinsi Sulawesi Selatan dengan alasan, jalan tersebut merupakan jalan propinsi.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Toraja Utara, Paulus Tandung menyebutkan jalan tersebut memang jalan provinsi. Artinya, jalan tersebut bukan bagian dari kewenangan Pemerintah Daerah (Pemda)Kabupaten, melainkan kewenangan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Itu masuk ruas dan kewenangan provinsi. Sebenarnya tak apa juga kabupaten yang tangani, cuman satu hal bahwa banyak kondisi jalan kabupaten, perlu mendapat perhatian dari PUTR kabupaten,” kata Paulus Tandung Via WhatsApp Kamis, 18 April 2024.

Tercatat, jalan tersebut rusak bukan karena batas umur, namun faktor kualitas aspal dan teknis patut dipertanyakan.

Terpantau, sepanjang jalan tersebut, banyak yang berlubang dan turun karena faktor kualitas aspal dan teknis saat dikerjakan. Jalan itu, terhitung belum 5 tahun selesai dikerjakan.

Terkonfirmasi pula, Kepala UPT PU Wilayah II Provinsi Sulawesi Selatan, Khalid membenarkan jika jalan tersebut merupakan jalan Provinsi.

“Pak Wakil (Bupati Toraja Utara) sudah menyampaikan hal ini kepada kami, dan itu sudah menjadi catatan kami. Problemnya, anggaran pemeliharaan jalan saat ini sangat minim. Bayangkan, anggaran pemeliharaan terpotong sampai 65 persen karena dialihkan untuk anggaran pemilu,” terang Khalid

Khalid menjanjikan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan segera memperbaiki jalan tersebut.

“Saya akan mengarahkan anggota ke situ. Berikan waktu untuk selesaikan pekerjaan lain,” terang Khalid. (*/gis)