Toraja Utara– Cuaca ekstrem tak menentu, membuat kita harus waspada. Khususnya wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara.
Sampai saat ini, ke-dua wilayah tersebut berstatus siaga dan waspada berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Dengan demikian, khususnya untuk wilayah Lembang Nonongan Selatan, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, pemerintah setempat menginstruksikan agar masyarakat menebang pohon yang berpotensi tumbang dan membahayakan orang lain.
Hal ini di intruksikan oleh kepala Lembang (Kalem) Nonongan Selatan, Ibrahim Lapu’ di acara pernikahan di Kanuruan, Nonongan Selatan Sabtu 20 April 2024. Saat itu, Ibrahim Lapu’ diberi kesempatan mewakili pemerintah daerah untuk menyampaikan sambutan.
“Seiring dengan imbauan BMKG, wilayah Toraja Utara berstatus siaga dan waspada karena cuaca ekstrem. Oleh karena itu, saya perintahkan, khususnya di Lembang Nonongan Selatan, pohon yang berpotensi tumbang dan membahayakan orang lain, mohon ditebang. Ini demi kebaikan kita semua,” kata Kepala Lembang dua periode itu.
“Jika pohon itu milik orang lain, disampaikan ke dia untuk ditebang. Kalau orangnya tidak mau tebang, sampaikan ke dia, bahwa jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dia yang bertanggung jawab,” tegas Ibrahim Lapu.
Diketahui, dua pekan ini, tanah longsor melanda wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara, hingga menyebabkan puluhan orang meninggal dunia, khususnya di Palangka, Kecamatan Makale. (Jois/gis)












